Apa yang Harus Dilakukan Setelah Treatment Coating Mobil? Panduan Perawatan untuk Hasil yang Tetap Maksimal

 

Setelah menjalani treatment coating, mobil biasanya terlihat lebih mengilap dengan permukaan yang terasa lebih halus. Namun, hasil tersebut tetap membutuhkan perawatan yang tepat agar kondisi coating dapat terjaga dalam penggunaan sehari-hari.

 

Coating bukan berarti mobil tidak perlu dicuci atau dirawat lagi. Justru, cara pemilik kendaraan merawat mobil setelah treatment menjadi salah satu hal yang penting untuk menjaga tampilan dan performa lapisan coating.

 

Lalu, apa saja yang perlu dilakukan setelah mobil mendapatkan treatment coating?

1. Ikuti Instruksi Setelah Treatment dari Tim Elite

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengikuti instruksi aftercare yang diberikan setelah treatment.

Setiap produk coating dapat memiliki karakteristik dan waktu curing yang berbeda. Karena itu, jangan langsung mengikuti aturan dari coating lain tanpa mengetahui produk yang digunakan pada kendaraan Anda.

Selama masa curing, mobil biasanya perlu dijaga dari kondisi tertentu agar lapisan coating dapat melakukan proses curing dengan baik. Sebagai contoh, beberapa produk coating merekomendasikan kendaraan tetap kering selama periode awal dan tidak dicuci selama beberapa hari setelah aplikasi.

Jika Anda mendapatkan instruksi khusus dari tim Elite setelah treatment, jadikan instruksi tersebut sebagai acuan utama.

2. Hindari Mencuci Mobil Selama Masa Curing

Setelah coating selesai diaplikasikan, sebaiknya jangan langsung membawa mobil ke tempat cuci.

Lapisan coating membutuhkan waktu untuk melakukan proses curing sebelum kendaraan mendapatkan perawatan seperti biasa. Durasi ini dapat berbeda tergantung jenis produk yang digunakan.

Karena itu, tunggu hingga kendaraan dinyatakan aman untuk dicuci sesuai instruksi dari tim Elite.

Selama periode tersebut, usahakan kendaraan berada dalam kondisi yang sesuai dengan rekomendasi aftercare.

3. Bagaimana Jika Mobil Terkena Air atau Hujan?

Kondisi cuaca terkadang tidak dapat diprediksi. Jika mobil terkena hujan setelah treatment, jangan langsung panik.

Segera hubungi tim yang melakukan treatment untuk mendapatkan arahan sesuai produk coating yang digunakan. Beberapa produk memiliki ketentuan curing dan penanganan air yang berbeda.

Yang penting, jangan langsung menggosok permukaan dengan kain secara sembarangan ketika lapisan masih dalam tahap curing.

 

4. Setelah Masa Curing, Tetap Cuci Mobil Secara Rutin

Coating bukan berarti mobil menjadi bebas dari debu dan kotoran.

Setelah masa curing selesai, kendaraan tetap perlu dicuci secara rutin. Debu, lumpur, air hujan, kotoran burung, getah pohon, dan kontaminan lainnya tetap dapat menempel pada permukaan mobil.

Pencucian secara rutin membantu menjaga permukaan tetap bersih sekaligus membantu mempertahankan tampilan dan performa coating.

Untuk kendaraan ber-coating, metode hand wash yang lembut dan produk pencuci yang sesuai lebih disarankan dibandingkan metode pencucian yang menggunakan sikat kasar.

 

5. Gunakan Shampoo Mobil yang Sesuai

Jangan menggunakan sembarang sabun untuk mencuci mobil yang sudah mendapatkan coating.

Gunakan shampoo yang memang sesuai untuk perawatan kendaraan. Produk dengan formula yang terlalu keras dapat memengaruhi lapisan perlindungan dan performa permukaan.

Sebagai contoh, panduan perawatan Gtechniq merekomendasikan penggunaan shampoo dengan pH netral untuk kendaraan ber-coating dan menghindari chemical yang terlalu keras.

Jika Anda tidak yakin produk apa yang aman digunakan, konsultasikan terlebih dahulu dengan tim Elite.

 

6. Gunakan Microfiber yang Bersih

Alat yang digunakan saat mencuci juga tidak kalah penting.

Gunakan wash mitt dan kain microfiber yang bersih dan lembut. Hindari menggunakan kain yang sudah kotor atau menyimpan banyak debu karena partikel tersebut dapat ikut bergesekan dengan permukaan cat.

Selain itu, hindari menggunakan spons kasar, kain seadanya, atau bahkan tisu dan paper towel untuk mengelap permukaan mobil. Teknik dan alat pencucian yang kurang tepat dapat meningkatkan risiko munculnya swirl mark atau goresan halus.

 

7. Jangan Biarkan Kotoran Menempel Terlalu Lama

 

Kotoran tertentu sebaiknya segera dibersihkan ketika ditemukan.

Contohnya:

  • Kotoran burung
  • Getah pohon
  • Sisa serangga
  • Lumpur
  • Debu dan kotoran jalan

Jangan menunggu sampai kotoran mengering dan semakin sulit dibersihkan.

Gunakan metode pembersihan yang aman dan hindari menggosok permukaan dengan tekanan berlebihan.

 

8. Keringkan Mobil Setelah Dicuci

Setelah proses pencucian selesai, jangan membiarkan air mengering sendiri di permukaan mobil.

Sisa air yang mengering dapat meninggalkan water spot, terutama ketika kendaraan terkena panas matahari.

Gunakan microfiber drying towel yang bersih dan lembut untuk mengeringkan permukaan. Metode pengeringan tanpa banyak kontak, seperti air blower, juga dapat digunakan untuk membantu mengurangi air yang tertinggal pada celah dan permukaan kendaraan.

 

9. Hindari Automatic Car Wash dengan Sikat Kasar

Setelah coating, pemilihan tempat cuci juga perlu diperhatikan.

Jika memungkinkan, pilih metode pencucian yang menggunakan teknik hand wash dengan alat yang aman untuk permukaan kendaraan.

Automatic car wash yang menggunakan sikat kasar dapat meningkatkan risiko munculnya swirl mark dan goresan pada permukaan cat. Beberapa produsen coating juga merekomendasikan menghindari automatic car wash dengan brush abrasif.

 

10. Jangan Sembarangan Menggunakan Wax atau Produk Tambahan

Setelah melihat mobil semakin mengilap, mungkin Anda ingin menambahkan wax atau produk detailing lainnya.

Namun, jangan langsung menggunakan produk tambahan tanpa memastikan kompatibilitasnya dengan coating yang sudah diaplikasikan.

Beberapa produk memang dirancang sebagai maintenance atau booster untuk coating, tetapi penggunaannya tetap harus disesuaikan dengan jenis coating yang digunakan.

Jika ingin menambahkan produk perawatan, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan tim Elite.

 

11. Jangan Menganggap Coating Membuat Mobil Anti-Baret

Coating memberikan perlindungan tambahan pada permukaan cat, tetapi bukan berarti mobil menjadi kebal terhadap goresan.

Teknik mencuci yang salah, kain yang kotor, benda keras, maupun gesekan tetap dapat menyebabkan goresan pada permukaan kendaraan.

Karena itu, tetap perlakukan mobil dengan hati-hati meskipun sudah mendapatkan treatment coating.

 

12. Perhatikan Perubahan Efek Hydrophobic

Salah satu hal yang biasanya terlihat setelah coating adalah efek hydrophobic, ketika air membentuk butiran dan lebih mudah mengalir dari permukaan kendaraan.

Seiring penggunaan, efek tersebut dapat berubah. Hal ini tidak selalu berarti lapisan coating langsung hilang.

Kotoran, kontaminasi, metode pencucian, dan kondisi lingkungan dapat memengaruhi performa permukaan. Pada kondisi tertentu, maintenance atau decontamination dapat diperlukan untuk mengembalikan performa permukaan.

Karena itu, jika Anda merasa efek hydrophobic mulai berkurang secara signifikan, sebaiknya konsultasikan kondisi kendaraan terlebih dahulu.

 

13. Lakukan Maintenance Secara Berkala

 

Treatment coating bukan berarti kendaraan selesai dirawat hanya setelah satu kali pengerjaan.

Maintenance secara berkala dapat membantu menjaga kondisi permukaan dan performa coating. Bentuk maintenance dapat berbeda tergantung jenis coating dan kondisi kendaraan.

Produsen coating juga menyediakan produk maintenance khusus yang dirancang untuk membantu mempertahankan sifat hydrophobic dan perlindungan permukaan.

Karena itu, tanyakan kepada tim Elite mengenai jadwal dan jenis maintenance yang sesuai dengan coating pada kendaraan Anda.

 

Checklist Perawatan Setelah Coating

Agar lebih mudah diingat, berikut beberapa hal yang sebaiknya dilakukan setelah treatment coating:

Yang perlu dilakukan:

  • Ikuti instruksi aftercare dari tim Elite.
  • Tunggu masa curing sesuai rekomendasi.
  • Cuci mobil secara rutin setelah masa curing.
  • Gunakan shampoo yang sesuai.
  • Gunakan microfiber yang bersih.
  • Segera bersihkan kotoran yang menempel.
  • Keringkan mobil setelah dicuci.
  • Lakukan maintenance secara berkala.

Yang sebaiknya dihindari:

  • Mencuci mobil sebelum masa curing selesai.
  • Menggunakan sabun atau chemical sembarangan.
  • Menggunakan kain atau alat yang kasar.
  • Membiarkan kotoran menempel terlalu lama.
  • Menggosok permukaan dengan tekanan berlebihan.
  • Menggunakan automatic car wash dengan sikat kasar.
  • Mengaplikasikan produk tambahan tanpa mengetahui kompatibilitasnya.

 

Perawatan Setelah Coating di Elite Mojokerto

Coating memberikan perlindungan tambahan pada kendaraan, tetapi hasilnya tetap perlu dijaga melalui perawatan yang tepat.

Bagi Anda yang berada di Mojokerto dan sekitarnya, Elite Indonesia Mojokerto dapat membantu memberikan treatment dan perawatan kendaraan sesuai dengan kebutuhan mobil Anda.

Jika Anda baru saja melakukan coating dan masih memiliki pertanyaan mengenai cara perawatannya, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tim Elite agar perawatan yang dilakukan sesuai dengan jenis coating yang digunakan.

Dengan perawatan yang tepat, Anda dapat membantu menjaga mobil tetap bersih, mengilap, dan terawat setelah mendapatkan treatment coating.