Sudah mengeluarkan biaya untuk nano ceramic coating mobil atau motor? Jangan sampai perawatan setelah coating justru dilakukan sembarangan.

Nano ceramic coating memang dirancang untuk memberikan perlindungan tambahan pada permukaan kendaraan, membantu menghasilkan efek water beading, tampilan lebih mengilap, dan permukaan yang lebih mudah dirawat. Namun, coating bukan berarti kendaraan menjadi bebas perawatan. Perawatan yang tepat tetap dibutuhkan agar performanya dapat dipertahankan. 

Salah satu kebiasaan yang sebaiknya mulai ditinggalkan adalah menggunakan kanebo untuk mengeringkan body kendaraan.

Lalu, bagaimana cara merawat mobil dan motor setelah nano ceramic coating yang benar?


Kenapa Mobil dan Motor Setelah Coating Tetap Harus Dirawat?

Banyak orang menganggap setelah kendaraan dicoating, tinggal digunakan dan tidak perlu terlalu memperhatikan cara mencucinya.

Padahal, nano ceramic coating adalah lapisan perlindungan, bukan lapisan anti-kotoran yang membuat kendaraan tidak perlu dicuci.

Debu, pasir, kotoran jalan, air hujan, getah pohon, kotoran burung, dan berbagai kontaminan tetap dapat menempel pada kendaraan.

Justru dengan perawatan yang benar, Anda dapat membantu mempertahankan tampilan mengilap dan karakter hidrofobik dari coating.

3M, misalnya, menjelaskan bahwa ceramic coating memberikan permukaan yang lebih licin untuk mempermudah perawatan serta mengoptimalkan efek water beading. Produk tersebut juga mencantumkan durabilitas hingga lima tahun dengan perawatan yang tepat, tergantung produknya.


1. Hindari Menggunakan Kanebo untuk Mengeringkan Body

Ini salah satu hal yang sering dilakukan setelah mencuci mobil atau motor.

Kanebo memang praktis karena dapat menyerap air dengan cepat. Namun, masalahnya bukan sekadar pada material kanebo, melainkan cara penggunaannya.

Ketika permukaan kendaraan masih memiliki debu atau partikel kecil, kemudian dilap menggunakan tekanan, partikel tersebut dapat bergesekan dengan permukaan cat.

Akibatnya, lama-kelamaan dapat muncul goresan halus atau swirl mark yang mengurangi tampilan glossy kendaraan.

Lalu, Apa Penggantinya?

Gunakan microfiber drying towel yang bersih dan berkualitas.

Microfiber memiliki karakter yang lebih sesuai untuk proses detailing karena mampu membantu menyerap air sekaligus mengurangi risiko gesekan kasar apabila digunakan dengan benar.

Dalam prosedur aplikasi ceramic coating 3M, kain microfiber bersih juga digunakan untuk proses leveling, dan produsen secara khusus mengingatkan agar tidak memberikan tekanan berlebihan pada permukaan karena dapat menyebabkan goresan. 3M Multimedia

Jadi, setelah coating: kanebo sebaiknya ditinggalkan, microfiber menjadi pilihan yang lebih aman untuk proses pengeringan.


2. Jangan Mengelap Body Saat Masih Penuh Debu

Ini juga menjadi kesalahan yang sering terjadi.

Misalnya mobil baru keluar dari perjalanan dan body terlihat penuh debu. Kemudian pemilik mengambil kain dan langsung mengelapnya.

Jangan lakukan kebiasaan tersebut.

Debu dan pasir yang menempel dapat menjadi partikel abrasif ketika digosok pada permukaan cat.

Lebih baik lakukan proses:

Bilas → cuci → bilas kembali → keringkan dengan microfiber.

3M juga menekankan pentingnya membilas debu dan kotoran terlebih dahulu sebelum permukaan dibersihkan dengan kain lembut, karena partikel tersebut dapat menggores permukaan ketika ditekan atau digosok. 3M Multimedia


3. Gunakan Shampoo yang Tepat

Setelah nano ceramic coating, bukan berarti semua jenis sabun bisa digunakan.

Sebaiknya gunakan shampoo khusus kendaraan dengan formula yang sesuai, terutama yang tidak bersifat abrasif.

Hindari penggunaan bahan pembersih rumah tangga yang tidak dirancang untuk permukaan otomotif.

Tujuannya sederhana: membersihkan kotoran tanpa memberikan perlakuan yang terlalu agresif terhadap permukaan kendaraan.


4. Jangan Mencuci Mobil atau Motor di Bawah Terik Matahari

Mencuci kendaraan di bawah sinar matahari langsung dapat membuat air dan produk pembersih lebih cepat mengering sebelum proses pembilasan dan pengeringan selesai.

Kondisi tersebut dapat meningkatkan kemungkinan munculnya water spot atau bercak air.

Idealnya, lakukan pencucian di tempat yang teduh.

Setelah selesai mencuci, jangan biarkan air mengering sendiri. Segera keringkan menggunakan microfiber yang bersih.

Prinsip serupa juga diterapkan dalam panduan perawatan produk otomotif 3M, yaitu mencuci dan mengeringkan kendaraan di area teduh atau terlindung serta mengeringkannya dengan cepat untuk membantu mencegah hard water spots.


5. Hindari Kain yang Sudah Kotor

Microfiber pun bukan berarti bisa digunakan berkali-kali tanpa dicuci.

Bayangkan microfiber sudah digunakan untuk mengangkat debu, pasir, dan kotoran. Kemudian kain tersebut digunakan kembali untuk mengelap body.

Partikel yang tertinggal di kain dapat ikut bergesekan dengan permukaan kendaraan.

Karena itu:

  • Gunakan microfiber yang bersih.
  • Pisahkan microfiber untuk body dan bagian lainnya.
  • Jangan menggunakan microfiber yang sudah jatuh ke lantai.
  • Cuci microfiber secara rutin.
  • Pastikan kain benar-benar bersih sebelum digunakan kembali.

Dalam prosedur ceramic coating 3M, penggunaan kain microfiber baru dan bersih juga ditekankan untuk menghindari risiko goresan akibat material coating atau kontaminan pada kain. 


6. Segera Bersihkan Kotoran yang Bersifat Kontaminan

Jangan menunggu jadwal cuci berikutnya jika kendaraan terkena kotoran tertentu.

Contohnya:

  • Kotoran burung.
  • Getah pohon.
  • Serangga.
  • Lumpur.
  • Tumpahan bahan tertentu.
  • Air hujan yang mengandung kotoran.

Semakin lama kontaminan dibiarkan menempel, semakin besar kemungkinan permukaan menjadi sulit dibersihkan.

Prinsip perawatan permukaan otomotif juga menganjurkan kontaminan seperti kotoran burung, tar, dan serangga dibersihkan sesegera mungkin untuk mengurangi risiko noda atau kerusakan permukaan. 


7. Jangan Terlalu Sering Menggunakan Produk Poles Sembarangan

Setelah melihat body semakin mengilap karena coating, jangan kemudian sering melakukan polishing tanpa mengetahui kondisi lapisan dan produk yang digunakan.

Produk abrasif atau proses polishing tertentu dapat mengubah atau mengurangi lapisan yang sudah diaplikasikan.

Jika kendaraan memang membutuhkan polishing, paint correction, atau treatment lanjutan, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan detailer yang memahami kondisi coating kendaraan.


8. Perhatikan Masa Curing Setelah Nano Ceramic Coating

Ini sangat penting terutama sesaat setelah proses coating selesai.

Jangan langsung memperlakukan kendaraan seperti biasa sebelum lapisan mendapatkan waktu curing sesuai produk yang digunakan.

Waktu curing bisa berbeda berdasarkan jenis coating dan prosedur aplikasinya.

Sebagai contoh, technical data sheet 3M Ceramic Coating mencantumkan kendaraan harus terhindar dari kontak dengan air setidaknya empat jam setelah aplikasi. Namun, ikuti selalu instruksi dari aplikator dan produk coating yang digunakan pada kendaraan Anda, karena waktu dan prosedur curing tidak selalu sama. 


9. Perawatan Mobil dan Motor Sama Pentingnya

Bukan hanya mobil yang membutuhkan perhatian setelah coating.

Motor yang sudah mendapatkan nano ceramic coating juga perlu dirawat dengan cara yang tepat.

Bagian tangki, fairing, cover body, spakbor, hingga panel lainnya tetap perlu dijaga dari debu dan kontaminasi.

Terlebih pada motor, area body lebih sering terkena debu jalan, cipratan air, lumpur, dan kotoran selama digunakan.

Jadi, prinsipnya tetap sama:

Coating melindungi, perawatan mempertahankan.


Nano Ceramic Coating Bukan Sekadar Bikin Kendaraan Mengilap

Inilah yang sering dilupakan.

Orang biasanya melihat hasil coating dari tampilannya yang glossy, licin, dan memiliki efek air menggelinding.

Namun, nilai coating bukan hanya pada penampilan.

Perawatan yang benar setelah coating dapat membantu menjaga kondisi permukaan sehingga manfaat coating dapat dipertahankan lebih lama.

Karena itu, jangan sampai sudah memilih coating berkualitas, tetapi setelahnya masih:

❌ Menggunakan kanebo sembarangan
❌ Mengelap body penuh debu
❌ Mencuci di bawah matahari terik
❌ Menggunakan sabun sembarangan
❌ Menggunakan kain yang kotor
❌ Membiarkan kotoran menempel terlalu lama

Sebaliknya:

✅ Gunakan shampoo yang sesuai
✅ Bilas kotoran sebelum mengelap
✅ Gunakan microfiber bersih
✅ Keringkan kendaraan dengan benar
✅ Segera bersihkan kontaminan
✅ Ikuti panduan perawatan dari aplikator coating


Sudah Nano Ceramic Coating? Rawat dengan Cara yang Benar!

Kalau Anda ingin kendaraan tetap terlihat glossy, bersih, dan terawat, jangan berhenti pada proses coating saja.

Pemilihan produk coating memang penting, tetapi cara merawat kendaraan setelah coating juga tidak kalah penting.

Bagi Anda di Jombang yang sedang mempertimbangkan nano ceramic coating mobil dan motor, Elite Jombang dapat membantu memberikan treatment sekaligus arahan perawatan setelah coating agar kendaraan lebih mudah dirawat dalam penggunaan sehari-hari.

Elite Jombang – Nano Ceramic Coating Mobil & Motor

📍 Jalan Cempaka No 39, Weru, Mojongapit, Jombang
📞 0821-7518-8339

Ingin mobil atau motor tampil lebih glossy sekaligus mendapatkan perlindungan permukaan? Konsultasikan kebutuhan kendaraan Anda bersama Elite Jombang.

Jangan cuma coating-nya yang premium. Cara merawatnya juga harus premium!


Tags

#NanoCeramicCoating #CeramicCoating #PerawatanMobil #PerawatanMotor #CaraMerawatMobil #CaraMerawatMotor #PerawatanSetelahCoating #TipsMobil #TipsMotor #MicrofiberMobil #CoatingMobilJombang #CoatingMotorJombang #EliteJombang #EliteCarCare #NanoCeramicJombang #DetailingJombang